Untuk Engkau

Engkau yang menjadikan akal di depan kepalamu, padahal engkau telah memahami kepalamu harus tunduk pada hukum, kenapa kau masih berlaku demikian?

Ketika ada hukum yang sesuai dengan hawa nafsumu, engkau terima hukum tersebut dan kau kampanyekan sehingga dirimu terlihat seperti orang yang paling memahami dan paling menjalankan hukum tersebut … padahal engkau cuma ingin dibilang ‘alim’ ‘sholeh’ dan gelar yang lainnya.

Namun ketika ada hukum yang bertentangan dengan nafsumu, engkau buang dan engkau sembunyikan perilaku menyimpangmu serta mengatakan di depan khalayak engkau menerima dan menjalankan hukum tersebut … padahal engkau berdusta.

Sungguh rendah perilakumu wahai pendusta!!!

Engkau berkata baik, mengajak yang baik … namun pada saat yang sama engkau lalai dan melupakan dirimu .. tidakkah kau berpikir? tidakkah kau merungkan itu?

Atau hatimu tertutup hijab kesombongan lagi hijab kesesatan sehingga hatimu keras seperti batu bahkan lebih keras lagi, dan kebenaran pun enggan masuk ke dalam hatimu yang kotor lagi najis itu.

Padahal kebenaran sudah beredar di sekitarmu, namun memang enggkau enggan dan hatimu sakit.

Sadarlah wahai yang di hatinya berpenyakit … kembalilah pada Rabbmu .. selagi engkau masih memiliki kesempatan itu … menuju ampunan dari Tuhanmu …

@wahyunugrohox

Sabtu, 09 Mei 2015 … 15.31 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s