Janganlah Mengikuti Jalan-Jalan Setan, Nasihat Untuk Ikhwan dan Akhwat yang Menjalin Rasa

cinta dalam diamUstadz Burhan Shadiq saat bedah buku Karena Cinta Harus Memilih, bercerita tentang seorang akhwat, dia hafizhah, bercadar dan seorang ikhwan, seorang hafizh. Suatu ketika, setelah acara dauroh, sang ikhwan menghubungi si akhwat melalui sms, “Ukhti lagi di mana? Sama siapa? Kita jalan-jalan yuk?”

“Jalan-jalan ke mana?” Balas si akhwat.
“Kita keliling kota aja.” Ajak si ikhwan.
Mereka pun akhirnya pergi berdua, dengan dibonceng si akhwat, karena si ikhwan gak bisa naik motor, keliling kota dibonceng akhwat bercadar.
Dan di tengah perjalanan ternyata hujan, dan mereka pun menenuh. Namun, bukan sembarang meneduh, mereka meneduh di hotel.
Dengan pakaian yang sudah basah, akhirnya terjadilah berbuatan nista, mereka berdua berzina.
Memang setan itu memiliki caranya sendiri untuk menggoda manusia, kopyah kita, dan cadar kita tidak akan menjamin diri kita.

Ada lagi kisah seorang santri pesantren tahfizh, yang ingin mendakwahi perempuan, akhirnya ia pun mengeluh, selalu kepikiran dengan si perempuan tersebut, ketika sedang menghafal satu halaman pun jadi tak sanggup, karena selalu kepikiran.
Kadang kita tidak adil, kenapa cuma perempuan itu yang didakwahi, kalau nenek-nenek tua bagaimana? Itu cuma karena perempuan tersebut cantik saja kita mendakwahinya.
Ahh, setan selalu punya cara.

Itulah yang saat ini bayak terjadi CBSA, Cinta Bersemi Sesama Aktivis.

Cinta, ketertarikan pada lawan jenis memang wajar, namun yang akan dinilai Allah adalah bagaimana kita menyalurkannya.
Yang tidak wajar adalah ketika kita saling berkomunikasi, berinteraksi dengan lawan jenis dalam perkara yang tidak dibolehkan.
Apalagi dia seorang aktivis dakwah.
Ketika sms, whatsapp, atau bbm yang dikirimkan adalah tausiah-tausiah, maqalah ulama, hadits, ayat dll. Bukan rayuan atau apalah itu.
Ia mengirim hadits, “Dunia adalab perhiasan, sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah.”

Ini nasihat untukku dan untuk mu, untuk kita semua aktivis dakwah.

Allah memerintahkan kita untuk tidak mengikuti langkah-langkan syaitan,

(…. وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ) [Surat Al-Baqara : 208]

“…dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah syaithan.”

Saya teringat Ustadz Arif -guru tahsin saya- menjelaskan, “Mengapa Allah melarang kita mengikuti langkah-langkah syaithan? Bukan mengikuti syaithan? Karena syaithan itu memiliki pola untuk menggoda manusia.”

Seperti kisah tadi, setan selalu memiliki polanya tersendiri untuk menggoda manusia, bisa dimulai dari dunia maya, seperti facebook, awalnya hanya like, komentar, chatting, tukar nomor hp, telponan, dan ketemuan akhirnya hingga berzina, na’udzubillah.

Kadang kita sudah capek-capek berpuasa, namun mata kita, hati kita tak bisa dijaga pula, kita tak menjaga pandangan, tidak menjaga hati dari angan-angan.

Ini hanya sekedar nasihat, terutama untukku, kamu dan kita semua.

Untuk mereka yang mengumbar rasa dalam kata-kata di media sosial, saling balas postingan, komentar yang tidak perlu.
Para pemendam rasa juga merasakan rasanya itu, namun diam, memerhatikannya dari kejauhan, dan menggapainya dengan doa, serta sabar memerjuangkan kehalalan adalah lebih indah, lebih nikmat karena ridha Allah yang ia cari.

Semoga kita yang sudah memendam rasa, melantunkan doa, dan terus bersabar memerjuangkannya, dimudahkan dan diberi pertolongan oleh Allah untuk disegerakan menyempunakan setengah agama dan bisa menjadi salah satu kebanggaan Rasul shalallahu ‘alayhi sa wallam dengan banyaknya keturunan.

Ini adalah nasihat ku untukku, kamu, kita semua, tak ada bermaksud menggurui.
Hanya ingin menjalankan kewajiban saling menasihati, saudaraku sesama muslim.

Ini bukti cintaku …

Saudaramu ..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s