Bersama Berjuang Untuk Islam

bersatu-perjuangkan-islamSaat ini kebutuhan umat terhadap adanya khilafah sudah tidak bisa dipungkiri lagi.
Berbagai masalah yang menimpa umat sudah jelas sejelas-jelasnya terjadi secara sistemik (baca: akibat penerapan demoKERAsi), kecuali seorang yang buta, tuli tidak akan melihat realitas ini, karena hati-hati mereka sudah dikeraskan oleh Allah.

Kemudian, pada saat yang sama menegakkan khilafah adalah sebuah kewajiban, bahkan ia adalah mahkotanya kewajiban, ketiadaannya adalah ummul jaraim atau induknya kejahatan. Para ulama ahlussunnah pun tidak ada perbedaan dalam hal ini, kecuali mereka yang tidak mengikuti para ulama ahlussunnah, bahkan mu’tazilah dan jabbariyah pun bersepakat akan kewajiban mengangkat imam/khalifah -yang pada saat bersamaan khilafah akan berdiri dengan diangkatnya imam/khalifah- kecuali mereka adalah pengikunya al ‘asham, buta dan tuli terhadap syariat .

Ketika problematika umat yang sudah sangat parah, dan ada kewajiban menegakkan khilafah apa yang harus kita lakukan?

Apakah kita akan memerjuangkan khilafah sendirian? Dan anti berkelompok? Padahal mereka yang anti berkelompok itu pun juga secara tidak sadar telah membuat kelompok, yaitu kelompok “anti berkelompok.”
Dan jika menegakkan khilafah harus dengan berkelompok atau berjamaah, apakah kita harus membuat kelompok baru?
Atau bergabung dengan kelompok-kelompok yang sudah ada dan ingin menegakkan izzul islam wal muslimin?
Jika kita bergabung dengan kelompok-kelomok tersebut, kelompok yang bagaimana? Metodenya bagaimana? Apakah kelompok tersebut ruang lingkupnya nasional atau internasional?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu seharusnya sudah bisa dijawab oleh pengemban dakwah, apalagi jika ia adalah pejuang Islam yang ingin mendirikan kekuasan islam .
Agar perjuangannya lebih efektif dan efesien, dan sesuai dengan tujuan yang dituju yaitu mendirikan daulah
Islam!

Sesungguhnya menegakkan islam tidak bisa tidak tanpa adanya sebuah kelompok, namun kelompok tersebut haruslah menjadikan Islam sebagai akidahnya, syariahya, pemikiran-pemikirannya, juga anggotanya harus muslim dan harus menyeru kepada islam, bukan kepada demoKERAsi jalan setan!

Kemudian metodenya?

Jika kita mengamati perjuangan Rasulullah shalallahu ‘alayhi wa sallam dalam menegakkan daulah islam di madinah, kita akan dapati Rasulullah melakukan 3 tahapan :
Pertama, tahapan pengkaderan, atau tatsqif. Di sana para sahabat dibina dengan aqidah, syariah dan pemikiran-pemikiran islam agar mereka memiliki pola pikir islam, pola sikap islam yang akan melahirkan syakhsiyah islamiyah, atau kepribadian islam. Dan siap menjadi para pengemban dakwah yang siap mengemban dakwah di tengah-tengah masyarakat .
Kedua, berinteraksi dengan masyarakat, para pengemban dakwah mendakwahkan kepada masyarakat agar islam menjadi satu-satunya opini di sana .
Dan juga melakukan aktivitas thalabun nushrah, yaitu meminta pertolongan, perlindungan kepada para pemimpin-pemimpin kabilah di sana, dan akhirnya Rasulullah mendapat dukungan dari suku aus dan khazraj .
Ketiga, penyerahan kekuasaan .
Setelah Rasulullah mendapat dukungan dari suku aus dan khadraj, dan Rasulullah dibai’at, Rasulullah pun hijrah ke madinah dan menjadi kepala negara di sana .

Secara ringkas begitulah tahapan dakwah Rasul dalam menegakkan islam di mandinah .

Dan kita diperintahkan untuk mengambil apa-apa yang diberikan Rasul, metode dakwah ini adalah pemberian yang sangat luar biasa dari Rasulullah dan patut kita syukuri, kemudian bagaimana?

Saat ini tinggal kita, apakah kita ingin menegakkan islam dengan metode yang telah dicontohkan Rasul -dan ittiba Rasul adala wajib- atau mencari metode yang lain?

Ketika sudah jelas kita harus berkelompok dan menggunakan metode dakwah Rasul dalam menegakkan Islam, sekarang apakah gerakan yang menegakkan Islam harus lokal atau internasional?

Jika kita melihat realitas umat islam saat ini yang berada diberbagai negara, khilafah yang nantinya juga akan menjadi negara yang menaungi selurih dunia, dan kita tidak mengetahui di mana dan kapan nashrullah itu akan turun .
Maka gerakan tersebut juga harus adalah gerakan yang bersifat internasional yang ada di diap negara untuk mendakwahkan islam .

Terakhir, sebagai seorang yang merindukan tegaknya Islam, dan menegakkan Islam tidak bisa ditempuh selain dengan cara bagaimana pertama ia tegak, dan menegakkannya harus berjamaah yang juga jamaah yang internasional, saatnya kita memilih jamaah mana yang seperti dan sejalan dengan yang telah dijelaskan .
Alhamdulillah, selama saya berkecimpung dalam dunia dakwah saya baru menemukan gerakan dakwah yang menjadikan islam sebagai asas gerakannya, aqidah, syariah, pemikiran islam yang dipenganggnya, menjadikan metode Rasulullah sebagai metode perjuangannya, dan juga berada di setiap negara, yaitu Hizbut Tahrir yang sejak berdirinya konsisten memerjuangkan Islam lewat penerapan syariah dan penegakkan khilafah .
Alangkah baiknya bila kita bisa memerkuat barisan dakwah yang menggunakan metode Rasul dalam perjuangannya, berdakwah bersamanya dan berjuang bersamanya hingga izzul islam wal muslimin terealisasi dan nashrullah turun dengan tegak kembali daulah khilafah islamiyah yang telah dijanjikan Allah dan dikabarkan Rasulullah dalam sabdanya .
Wallahu’alam .

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s