Monthly Archives: December 2014

Jangan Salah Pilih Teman!

brother in dakwahOleh: Rokhmat S. Labib, M.E.I.

Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab (ku).Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Alquran ketika Alquran itu telah datang kepadaku. Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia (TQS al-Furqan [25]: 27-29).

Memilih teman dalam kehidupan bukan perkara yang sepele. Dari temanlah, seseorang banyak belajar dan meniru. Tak aneh, teman memberikan pengaruh besar bagi kebiasaan, kegemaran, karakter, pandangan hidup, ideologi, bahkan agama seseorang. Oleh karena itu, memilih teman yang baik merupakan keharusan. Sebab, teman yang baik dapat menuntun kepada jalan yang benar. Sebaliknya, teman yang jahat hanya akan menjerumuskan kepada kesesatan, penderitaan, dan kesengsaraan di dunia dan akhirat.

Ayat ini memberitakan tentang penyesalan seseorang karena salah dalam memilih teman.

Continue reading

Advertisements

Janganlah Mengikuti Jalan-Jalan Setan, Nasihat Untuk Ikhwan dan Akhwat yang Menjalin Rasa

cinta dalam diamUstadz Burhan Shadiq saat bedah buku Karena Cinta Harus Memilih, bercerita tentang seorang akhwat, dia hafizhah, bercadar dan seorang ikhwan, seorang hafizh. Suatu ketika, setelah acara dauroh, sang ikhwan menghubungi si akhwat melalui sms, “Ukhti lagi di mana? Sama siapa? Kita jalan-jalan yuk?”

“Jalan-jalan ke mana?” Balas si akhwat.
“Kita keliling kota aja.” Ajak si ikhwan.
Mereka pun akhirnya pergi berdua, dengan dibonceng si akhwat, karena si ikhwan gak bisa naik motor, keliling kota dibonceng akhwat bercadar.
Dan di tengah perjalanan ternyata hujan, dan mereka pun menenuh. Namun, bukan sembarang meneduh, mereka meneduh di hotel. Continue reading

Bantahan Argumentatif Terhadap yang Membolehkan Merayakan Natal!

selamat natal bagi muslimHukum Merayakan Natal Bagi kaum Muslim

Oleh: Hafidz Abdurrahman

Pertama: Keharaman Merayakan Hari Raya kaum Kafir dan Mengucapkan Selamat “Hari Raya”

Kaum Muslim haram mengikuti Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) merayakan Hari Natal atau hari raya mereka, serta mengucapkan ucapan “Selamat Natal”, karena ini merupakan bagian dari kegiatan khas keagamaan mereka, atau syiar agama mereka yang batil. Kita pun dilarang meniru mereka dalam hari raya mereka. Continue reading

Hukum Melibatkan Diri dalam Perayaan Natal dan Perayaan Agama Lainnya

anda muslim , stop natalPerayaan Natal Bersama yang melibatkan umat Islam masih saja marak terjadi. Kendati Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa haramnya umat Islam terlibat dalam perayaan Natal, namun banyak yang tidak mengindahkan fatwa itu. Bahkan, hampir tidak ada perayaan Natal Bersama yang tidak dihadiri pejabat publik atau tokoh politik. Toleransi dan persatuan kerapkali dijadikan sebagai dalihnya. Keadaan semakin runyam ketika ada sejumlah ’ulama’ atau ’tokoh Islam’ yang melegitimasi sikap tersebut dengan berbagai dalil yang telah disimpangkan sedemikian rupa.

Bagaimana sesunguhnya hukum melibatkan diri dalam perayaan natal dan hari raya agama-agama lainnya? Continue reading

Bertemankan Iblis

gambar-manusia-partner-iblisIblis, siapa yang tak kenal ia makhluk pertama yang membangkang pada perintah Allah swt., makhluk angkuh yang dipenuhi kesombongan .

Ia membangkang dari perintah Tuhannya untuk sujud pada Adam as. sebagai tanda penghormatan .

Iblis enggan sujud pada Adam as. karena ia merasa lebih baik dari Adam as. yang diciptakan dari tanah, sedang ia tercipta dari api .

Ia tak sadar akan kapasitasnya sebagai makhluk yang diciptakan oleh pencipta makhlluk, ia tak sadari bila ia tak bisa menciptakan dirinya sendiri, ia telah tenggelam dalam kesombongan yang menyebabkannya dilaknat oleh Dzat Yang Maha Agung .. Continue reading

Terpedaya Dengan Luasnya Kemurahan dan Pengampunan Allah

Sebagian sebab terjerumusnya seseorang ke dalam kemaksiatan dan dosa adalah keyakinannya bahwa Allah maha baik/pemurah dan maha pengampun. Hati kecilnya berkata, “Sekarang aku bermaksiat, setelah ini aku segera bertaubat, sungguh Allah maha pengampun…, toh Allah Maha baik…, Allah tidak menyegerakan hukuman dan adzab…”

Ini adalah tipuan syaitan, dengan tipuan ini syaitan telah membinasakan banyak hamba-hamba Allah…, memudahkan mereka terjerumus dalam kemaksiatan…, menjadikan mereka memandang remeh dosa-dosa, karena dengan alasan “Allah maha pemurah dan maha pengampun…”. Continue reading